
Kencanamedianews.com – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melakukan koordinasi dengan Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza guna membahas percepatan pembangunan Balai Diklat Industri (BDI) di Provinsi Lampung. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Pembangunan Balai Diklat Industri dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing sektor industri di Lampung melalui penyediaan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, dan memiliki sertifikasi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Jihan mengatakan usulan pembangunan BDI merupakan arahan langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus mendukung pertumbuhan industri di daerah.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare di kawasan pusat pemerintahan Kota Baru sebagai lokasi pembangunan Balai Diklat Industri.
“Lokasi di Kota Baru sangat ideal karena berdekatan dengan ekosistem pendidikan seperti Itera dan kawasan industri yang sudah eksis. Kami ingin SDM Lampung tidak hanya ada secara kuantitas, tetapi juga tersertifikasi secara profesional,” ujar Jihan.
Menurutnya, keberadaan BDI akan menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja industri yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha, khususnya di sektor manufaktur dan agroindustri yang terus berkembang di Lampung.
Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyambut baik usulan tersebut. Ia menilai Lampung memiliki prospek industri yang sangat besar, terutama karena didukung sektor agroindustri yang menjadi kekuatan utama perekonomian daerah.
Selain itu, posisi geografis Lampung yang berdekatan dengan Jakarta memberikan keuntungan tersendiri dalam mendukung distribusi, investasi, dan pengembangan kawasan industri.
“Kebutuhan SDM industri yang skillful di Lampung memang semakin mendesak seiring berkembangnya sektor pengolahan di sana,” kata Faisol.
Meski demikian, ia mengakui pembangunan Balai Diklat Industri masih menghadapi tantangan keterbatasan anggaran pemerintah. Karena itu, Kementerian Perindustrian tengah menyiapkan berbagai skema pembiayaan alternatif serta model pengelolaan yang lebih adaptif agar proyek tersebut tetap dapat direalisasikan.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap koordinasi yang telah dilakukan bersama Kementerian Perindustrian dapat segera menghasilkan langkah konkret, sehingga pembangunan Balai Diklat Industri dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Kehadiran BDI di Lampung diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, meningkatkan daya saing industri daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

