Di Tengah Ancaman Abu Vulkanik, Kapolres Lampung Selatan Turun Langsung Temui Warga

LAMPUNG SELATAN — Kapolres Lampung Selatan AKBP Deddy Kurniawan turun langsung memastikan kondisi masyarakat setelah erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia mendatangi Puskesmas Palas, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Selasa (8/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan pelayanan kesehatan sekaligus kondisi warga yang berpotensi terdampak debu atau abu vulkanik.

Deddy datang bersama sejumlah unsur terkait, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kesehatan, BPBD Lampung Selatan, Kapolsek Palas, serta Camat Palas.

Di lokasi, Deddy tidak hanya melakukan pemantauan. Ia turut membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan debu dan abu vulkanik, terutama terhadap saluran pernapasan.

Saat memberikan masker kepada seorang warga, Deddy meminta agar perlengkapan tersebut benar-benar digunakan, khususnya ketika warga harus beraktivitas di luar rumah.

«“Dipakai ya, Pak, maskernya. Ini debu bisa mengganggu pernapasan. Kita jaga kesehatan bersama,” kata Deddy sembari memakaikan masker kepada warga.»

Ia juga mengimbau masyarakat tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang muncul setelah erupsi. Warga yang mengalami batuk, sesak, iritasi, atau keluhan lain pada saluran pernapasan diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Deddy, fasilitas kesehatan di wilayah Palas telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat. Puskesmas dan layanan IGD disiagakan selama 24 jam, dengan dukungan tenaga medis, obat-obatan, serta peralatan kesehatan.

“Kalau ada keluhan kesehatan, jangan menunggu sampai parah. Segera datang ke fasilitas kesehatan agar bisa mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Selain dampak erupsi, Deddy turut memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Aktivitas perbaikan dan pembangunan jalan di Kecamatan Palas dinilai berpotensi menambah paparan debu apabila tidak dikendalikan.

Karena itu, ia meminta pelaksana pekerjaan melakukan penyiraman secara berkala sehingga debu tidak semakin beterbangan dan mengganggu masyarakat.

“Kami meminta warga tetap tenang, tetapi tetap waspada. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan bila ada keluhan kesehatan, segera mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan,” kata Deddy.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian bersama pemerintah daerah dan unsur terkait untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan di tengah kondisi pascaerupsi Gunung Anak Krakatau.

Kehadiran langsung aparat di tengah masyarakat juga diharapkan memberikan rasa aman sekaligus memastikan kebutuhan warga, khususnya dalam aspek kesehatan, dapat segera ditangani.(*)

Penulis: AEditor: ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *