Di balik kemeriahan setiap gelaran lomba burung berkicau, selalu ada sosok-sosok yang bekerja dalam diam. Mereka mungkin tidak berdiri di atas podium, tidak membawa pulang piala, tetapi perannya begitu penting dalam mencatat setiap cerita kemenangan.
Salah satunya adalah Bapak Bowo, sosok yang sudah cukup lama menekuni pekerjaan sebagai penulis trophy dan pencatat hasil lomba di berbagai event kicau.
Dengan pena di tangan, Bapak Bowo dengan teliti menuliskan nama burung, pemilik, kelas, hingga hasil juara pada setiap trophy dan catatan kemenangan. Pekerjaan yang terlihat sederhana, tetapi membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan konsentrasi tinggi.
Menariknya, usia yang sudah tidak lagi muda bukan menjadi alasan bagi beliau untuk berhenti. Tangannya mungkin tidak lagi secepat ketika masih muda, tetapi semangat dan ketelitiannya tetap terjaga.
Setiap goresan tinta yang tertulis di trophy bukan sekadar tulisan. Di sana ada nama, prestasi, perjuangan, dan kenangan yang nantinya akan menjadi bagian dari perjalanan seorang kicau mania.
Pada gelaran Soft Launching Sempati Arena, Bandar Lampung, Minggu 16 Agustus 2026, sosok Bapak Bowo kembali menjalankan tugasnya. Duduk dengan tekun, menulis satu demi satu catatan pada trophy juara.
Bapak Bowo bukan sekadar penulis trophy. Ia adalah bagian dari cerita di balik lahirnya sebuah prestasi.
Sebab sebelum trophy dibawa pulang dan dipajang di rumah, ada tangan yang terlebih dahulu mengabadikan nama sang juara di atasnya.
Setiap juara punya cerita.
Dan sebagian cerita itu dimulai dari goresan pena Bapak Bowo.
Salam hormat untuk para pekerja di balik layar dunia kicau mania.(Sapto kp)

