Jeep Willys Eks Perang Dunia II Jadi Primadona Parade HUT ke-344 Bandar Lampung

Foto: Istimewa

Bandar Lampung—Deru mesin khas Jeep Willys buatan era Perang Dunia II menggema di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (19/7/2026).

Puluhan kendaraan legendaris yang tergabung dalam Willys Lampung Community (WLC) menjadi magnet utama dalam Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

Sejak pagi, kendaraan-kendaraan klasik tersebut berjejer rapi sebelum mengikuti iring-iringan parade. Kehadirannya langsung menyedot perhatian ribuan warga yang memadati kawasan pusat kota.

Tak sedikit pengunjung rela mengantre untuk berfoto bersama Jeep Willys yang masih mempertahankan bentuk orisinal dan suara mesin ikoniknya.

Di tengah dominasi kendaraan hias modern, kemunculan Jeep Willys menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus mengingatkan masyarakat pada sejarah panjang kendaraan yang pernah digunakan dalam Perang Dunia II. Penampilan komunitas ini pun menjadi salah satu atraksi yang paling banyak mendapat sambutan dari masyarakat.

Festival yang dipusatkan di kawasan Tugu Adipura tersebut menampilkan beragam kendaraan hias dari instansi pemerintah, komunitas, organisasi masyarakat, hingga parade seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Kota Bandar Lampung. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute parade untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan.

Keikutsertaan Willys Lampung Community tidak sekadar memamerkan koleksi otomotif klasik. Kehadiran kendaraan bersejarah itu juga menjadi media edukasi bagi generasi muda agar mengenal sejarah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian kendaraan klasik sebagai bagian dari warisan otomotif dunia.

Salah satu peserta yang tergabung dalam rombongan, Panglima Gunawan Pandawa, mengatakan peringatan HUT Kota Bandar Lampung tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

“Semangat kebersamaan yang kita rasakan hari ini jangan hanya berhenti di acara seremonial. Mari kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk bersama-sama mengisi pembangunan Kota Bandar Lampung yang kita cintai,” kata Gunawan.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan kota.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga kekompakan dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.

“Selamat ulang tahun ke-344 Kota Bandar Lampung. Semoga kota ini semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan semangat persatuan terus terjaga,” ujarnya.

Keikutsertaan Willys Lampung Community menjadi warna tersendiri dalam festival tahun ini. Selain menampilkan koleksi kendaraan klasik, komunitas tersebut juga memperkenalkan nilai sejarah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga parade tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan pelestarian otomotif klasik.(*)