
Bandar Lampung, Kencanamedianews.com
Bapenda provinsi Lampung melalui UPTD Wilayah I Samsat Rajabasa, turut ambil bagian dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang digelar secara terpadu bersama Satlantas Polresta Bandar Lampung, dan Jasa Raharja. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik strategis di Kota Bandar Lampung, Selasa (3/2/2026).
Operasi tersebut tidak hanya berfokus pada penertiban lalu lintas, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait kewajiban administrasi kendaraan bermotor, khususnya pembayaran pajak.
Kepala UPTD Wilayah 1 samsat Raja Basa diwakili Kasi Pendataan dan Penetapan Pajak Samsat Rajabasa Bandar Lampung, Tji Idham Fitriallah, mengatakan keterlibatan Samsat dalam operasi ini merupakan bagian dari upaya proaktif pemerintah untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak di ruang publik.
“Kami memanfaatkan momentum Operasi Keselamatan Krakatau untuk melakukan sosialisasi dan pendataan. Tujuannya agar masyarakat semakin memahami pentingnya tertib administrasi kendaraan, termasuk kewajiban membayar pajak tepat waktu,” ujar Tji Idham.
Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan di lapangan lebih mengedepankan edukasi dan imbauan persuasif, tanpa mengesampingkan fungsi pengawasan.
“Masih kami temukan pengendara yang belum memperpanjang pajak kendaraan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa pajak kendaraan memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik,” jelasnya.
Selain sosialisasi, petugas juga memberikan informasi terkait berbagai kemudahan layanan Samsat, termasuk pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai dan layanan digital yang kini semakin mudah diakses masyarakat.
Menurut Tji Idham, sinergi lintas instansi dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026 diharapkan mampu mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat, baik dalam berlalu lintas maupun dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat pajak. Ini penting demi keselamatan bersama dan keberlanjutan pembangunan di daerah,” pungkasnya.

