PJ Gubernur Lampung Masih Teka Teki, Fahrizal Darminto atau Nama Lain?

Kencana Media, Lampung – Tinggal beberapa hari lagi kepemimpinan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi akan segera berakhir, persisnya pada tanggal 12 Juni 2024. Namun sampai Jumat hari ini belum ada nama pasti siapa penjabat gubernur yang akan mengisi kursi PJ Gubernur Lampung.

 

Media ini sudah berusaha menggali informasi dari sejumlah pejabat-pejabat di pemrov Lampung dan DPRD provinsi Lampung, akan tetapi tak satupun para narasumber yang bisa memastikan siapa PJ Gubernur yang dimaksud.

 

Umumnya para pejabat di Lampung mengakui, menginginkan agar Fahrizal Darminto untuk dapat menjadi PJ Gubernur Lampung, namun mereka tidak bisa memastikan, semua masih belum terang benderang, kata seorang pejabat.

 

Seorang pejabat lainnya, yakni seorang kepala biro mengatakan bahwa dia mendengar PJ Lampung nanti adalah bukan Fahrizal Darminto, “iya sih kalo kami sih mau nya tetap Fahrizal, tapi kok belum jelas lho, dengar-dengar ada lagi nama lain,” katanya tapi tidak menyebutkan nama lain yang dimaksud.

 

Sementara sumber di DPRD Lampung menjelaskan bahwa siapa nama PJ Gubernur Lampung nanti baru mungkin dapat di pastikan pada tanggal 11 Juni 2024 atau pada masa jabatan gubernur berakhir. Dia juga membenarkan bahwa umumnya pejabat-pejabat di Lampung sangat menginginkan ada keberlanjutan, “ya kebanyakan sih pejabat di Lampung kan sudah menganggap Fahrizal sebagai bapak, ya kalo bisa sih dia lagi.” Kata dia.

 

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay mengatakan, tiga nama yang diusulkan untuk menjadi Pj Gubernur Lampung yakni Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Sekjen DPD RI, Rahman Hadi dan Staf Ahli Bidang Hukum Kementerian Pemuda dan Olahraga, Samsudin.

 

“Sudah kita usulkan, waktu itu ada lima terus jadi tiga, ada pak Sekda, Pak Sekjen DPD RI, dan Staf Ahli,” kata Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay.

 

Menurutnya, terkait penetapan siapa yang akan menjadi Pj Gubernur Lampung dari tiga nama yang diusulkan itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden RI, Joko Widodo.

 

“Semua kita serahkan kepada Pak presiden saja,” ujarnya.

 

Sebagai informasi, DPRD Lampung juga sebelumnya telah menggelar rapat paripurna dalam rangka usulan persetujuan peresmian pemberhentian Gubernur Lampung masa jabatan 2019-2024. Rapat paripurna itu dilakukan pada awal bulan Mei 2024 lalu.