Enam Bakal Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Senat Segera Kerucutkan Jadi Tiga Kandidat

BANDAR LAMPUNG — Pemilihan Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 memasuki tahap penyaringan. Enam bakal calon telah mendapatkan nomor urut dalam rapat Senat Unila, Senin (19/10/2026).

Keenam bakal calon tersebut berasal dari sejumlah fakultas dengan latar belakang keilmuan berbeda. Nomor urut yang telah ditetapkan akan digunakan dalam proses sosialisasi, termasuk untuk kebutuhan banner dan surat suara.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Muhammad Akib, menjelaskan bahwa penyaringan merupakan tahap kedua dari empat tahapan pemilihan rektor. Pada tahap ini, seluruh bakal calon juga telah menyerahkan dokumen final visi, misi, dan program kerja dalam format PowerPoint dan PDF.

Adapun enam bakal calon rektor berdasarkan nomor urut yang ditetapkan panitia, yakni:

1. Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum.

2. Dr. Budiyono, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum.

3. Prof. Warsito, S.Si., D.E.A., Ph.D., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

4. Prof. Rudy, S.H., LL.M., LL.D., dari Fakultas Hukum.

5. Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., dari Fakultas Kedokteran.

6. Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Setelah penetapan nomor urut, panitia akan melanjutkan tahapan sosialisasi ke sejumlah fakultas di lingkungan Unila. Agenda dijadwalkan dimulai Selasa (20/10/2026), dengan Fakultas Hukum dan FISIP menjadi lokasi pertama.

Sosialisasi berlanjut pada 21 Oktober di Fakultas Pertanian dan FMIPA. Selanjutnya, pada 22 Oktober, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Kedokteran.

Adapun Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Teknik dijadwalkan mengikuti sosialisasi pada 23 Oktober 2026.

Tahapan berikutnya adalah pemaparan visi, misi, dan program kerja seluruh bakal calon yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila pada 28 Oktober 2026.

Sehari kemudian, 29 Oktober 2026, seluruh bakal calon akan menyampaikan visi dan misi sebelum Senat Unila menggelar rapat tertutup untuk melakukan penilaian dan menetapkan tiga calon rektor.

Menurut Akib, rapat tersebut dapat dihadiri pejabat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Penetapan tiga calon rektor menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses pemilihan berlanjut ke tahap berikutnya. Keenam bakal calon kini harus melewati proses penyaringan sesuai mekanisme pemilihan yang berlaku di Unila.

Pemilihan ini akan menentukan pimpinan Unila untuk periode 2027–2031, yang nantinya bertanggung jawab membawa arah kebijakan akademik, pengembangan kelembagaan, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi di kampus tersebut.(*)

Penulis: Wahyudi Editor: ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *