Breaking News
Kapolres Tulang Bawang: Bila Menemukan Kecurangan Pada Seleksi Penerimaan Polri Segera Lapor Propam Kisah Inspiratif Rodrikson dalam Mengukir 50 Prestasi Selama Kuliah Menilik Inovasi dan Semangat Juang Mawapres 1 Program Sarjana BANDAR LAMPUNG – Prestasi merupakan wujud nyata atas hasil dari kerja keras, serta doa yang dilakukan setiap mahasiswa untuk memuluskan jalan menuju masa depan yang sukses. Beberapa rintangan menjadi sajian yang harus ditelan demi sebuah kemenangan. Semangat juang mengantarkan seorang mahasiswi berprestasi bernama, Hanifah Syahirah Vedy, Mahasiswi Program Studi Manajemen Kelas Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) peringkat satu program sarjana 2024. Mahasiswi yang kerap disapa Hani terpilih pada ajang seleksi internal Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2024 di Aula Fakultas Pertanian pada Selasa, 2 April 2024. Kegiatan dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Ketua Dewan Juri Dra. Endang Linirin, M.Sc., Ph.D., serta para wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni. Hani memaparkan gagasan kreatif mengenai penerapan Green Entreprenurship Ecosystem (GEE) di tingkat universitas. GEE pembuatan ekosistem berbasis bisnis hijau bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengusaha muda lulusan universitas dengan cara diterapkan di seluruh universitas Indonesia. Hal tersebut guna mempersiapkan bonus demografi Indonesia pada tahun 2045. Terdapat tiga aspek penilaian dalam seleksi Pilmapres yang dijalani Hani diantaranya, capaian unggulan (45%), gagasan kreatif (35%), dan bahasa Inggris (20%). Alur pendaftaran Pilmapres dimulai sejak seleksi program studi. FEB Unila di setiap program studi akan mengirimkan tiga mahasiswa terbaik untuk diseleksi tingkat fakultas. Dilanjutkan seleksi tingkat universitas, regional, dan nasional. Menurut Hani, kunci keberhasilan yang ia genggam berada pada Capaian Unggulan (CU). Semakin tinggi CU, maka akan meningkatkan probabilitas kemenangan. Pada CU, Hani melampirkan banyak kegiatan bertaraf internasional untuk meraih skor tinggi. Mahasiswi yang hobi melukis dan bermain gitar ini sudah mempersiapkan Pilmapres sejak masih mengikuti program MBKM, yaitu IISMA di Universitas Sains Malaysia. Persiapan dilakukan dari jarak jauh dengan bantuan dosen yang membimbing dalam persiapan seleksi Pilmapres. Hani memberikan tips memenangkan Pilmapres dengan mengikuti kegiatan yang bertaraf internasional, karena akan berbobot tinggi pada penilaian CU. Setelah terpilih menjadi Mawapres satu tingkat universitas, selanjutnya Hani akan mengikuti seleksi Pilmapres tingkat regional di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah dua. Motivasi terbesar mahasiswi penyuka warna biru langit tersebut mengikuti Pilmapres adalah dukungan dari teman dan keluarga. Kesempatan mengikuti Pilmapres tidak datang kedua kalinya, mengingat Hani sudah berada di semester enam. Hani berpesan kepada mahasiswa Unila untuk mengambil kesempatan dan peluang yang tersedia. “Jangan takut untuk mencoba karena selama masih ada kesempatan, di situlah waktunya mencoba. If it is meant to be, it will be. Semangat untuk teman-teman yang akan melaksanakan maupun sedang mempersiapkan Pilmapres 2025,” pungkas mahasiswi kelahiran Bandar Lampung tersebut. Hani berharap, terpilihnya ia sebagai Pilmapres satu program sarjana 2024 bisa mengangkat nama baik program studi manajemen kelas internasional dan FEB Unila di tingkat nasional. Mahasiswi Diploma FISIP Pemenang Pilmapres Universitas

Diduga Oknum Panwascam Pringsewu Melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu

BANDAR LAMPUNG, KENCANA MEDIA NEWS | Oknum anggota Panwascam Pringsewu bidang penindakan dan pengawasan Darma Winada diduga telah melanggar kode etik profesi dengan terbitnya pemberitaan adanya pembagian stiker sosialisasi Anggota DPR-RI Muhammad Khadafi di SMP Negeri 3 Pringsewu.

 

Dalam pemberitaan yang bertajuk, Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) diduga disusupi unsur sosialisasi kampanye Bacaleg, Darma Winada dalam statement yang dikutip dari media online Tegas news edisi, Kamis 13 Juli 2023 disampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan ditempat terjadinya kegiatan.

 

“Kita sudah melakukan pengawasan dan sekarang kita masih melakukan kajian dan pengumpulan bukti serta petunjuk petunjuk,kita lihat ada tidak unsur yang mengarah kepada pelanggaran, ” dikutip dari Tegasnews.

 

Selain itu dia menambahkan jika nanti ditemukan adanya unsur pelanggaran bahwa pihaknya akan memproses secar tegas dan sesuai dengan aturan yang ada.

“Jika nanti kita temukan adanya dugaan pelanggaran kita panwascam akan memproses dan akan meneruskan kepada Bawaslu Kabupaten Pringsewu,” ujar Darma.

Saat narasumber Darma selaku Panwascam merangkap Pimpinan redaksi tegas news, dimintai keterangan melalui sambungan telpon whatsapp terkait adanya tulisan yang diduga dibuat langsung oleh pimpinan redaksi Darma Winata.Spd, sekaligus merangkap sebagai Panwascam di Media online tegas news, terkesan melempar masalah ke kantor redaksi, dan terkesan lepas tanggung Jawab.

 

” Itu mereka yang nulis, Saya gak tau itu, kalo saya gak pernah menulis itu, itu Neru, Neru itu yang menulis itu, coba saya nanti konfirmasi ke mereka, coba nanti saya coba klarifikasi kemereka, nanti coba saya telpon kantor, siapa yang nulis itu biar mereka suruh takedown, ” Tutup Darma.

Sementara Ketua Komisioner Bawaslu Pringsewu M Fathul Arifin saat dimintai tanggapan terkait terbit pemberitaan yang telah menuding adanya kegiatan kampanye dalam sosialisasi PIP oleh Bacaleg dari Partai Kebangkitan Bangsa

yang memuat statement Darma Winada selaku anggota bidang penindakan dan pengawasan Panwascam kecamatan Pringsewu dan juga sebagai pimpinan redaksi media Tegasnews mengatakan bahwa yang dapat menilai adanya pelanggar kode etik profesi atau tidak adalah Dewan Kehormatan Pengawas Pemilu (DKPP).

“Kalau tidak ada laporan, analisa dan kajian kami tidak bisa memutuskan melanggar atau tidak dan itu DKPP yang dapat memutuskan,” ujar M Fathul Arifin, Kamis (13/07/2023).

 

Sementara diketahui Bawaslu Pringsewu belum menerima hasil laporan dan kajian adanya pelanggaran dalam sosialisasi PIP oleh Bacaleg asal Partai Kebangkitan Bangsa, anggota Panwascam kecamatan Pringsewu tersebut akan tetapi media online telah memuat berita yang terindikasi telah melanggar kode etik sebagai penyelenggara pemilu.

Bambang

Editor: Duta Allafia.,S.h