Wagub Jihan Sambut Gubernur Khofifah dalam Misi Dagang Jatim–Lampung, Perkuat Koneksitas Antar Daerah

Kencanamedianews.com — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat Lampung asal Jawa Timur, yang menjadi bagian dari rangkaian misi dagang dan penguatan pasar antar daerah.

Acara yang digelar di Hotel Radisson, Bandarlampung, dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun koneksitas ekonomi, sosial, dan budaya antara kedua provinsi.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan Nurlela menegaskan bahwa Lampung memiliki kedekatan budaya dan emosional dengan Jawa Timur, mengingat sekitar 60 persen penduduk Lampung merupakan etnis Jawa.

“Meski masyarakat Lampung sangat majemuk, keharmonisan antar suku tetap terjaga. Masyarakat pendatang telah berpuluh-puluh tahun hidup di Lampung dengan menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong royong,” ujar Jihan.

Ia juga menyoroti kinerja ekonomi Provinsi Lampung yang terus menunjukkan tren positif di tengah tantangan global. Pada tahun 2024, Lampung mencatatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi keempat di Sumatra, dengan sektor pertanian dan perdagangan sebagai penggerak utama.

“Kehadiran Ibu Gubernur Jawa Timur ke Lampung dalam rangka kerja sama perdagangan merupakan langkah yang sangat tepat dan memang kami tunggu-tunggu,” tambahnya.

Wagub Jihan berharap, kerja sama antara Provinsi Lampung dan Jawa Timur dapat terus diperkuat dan menghadirkan manfaat nyata bagi kedua daerah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa kunjungannya ke Lampung merupakan bagian dari program strategis membangun koneksitas ekonomi, sosial, dan budaya antar daerah di Indonesia.

“Kami sudah dua kali melakukan misi dagang di Lampung — pertama pada Mei 2023 dan kini pada Agustus 2025. Sebelumnya juga ke Kalimantan Timur, Maluku, dan Maluku Utara,” jelas Khofifah.

Ia menegaskan bahwa penguatan koneksitas antar daerah dapat dibangun melalui berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, budaya, hingga kesehatan. Selain sebagai agenda bisnis, misi ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan warga Lampung asal Jawa Timur.

Dalam misi dagang kali ini, tercatat 100 pelaku usaha dari Lampung dan 48 pelaku usaha dari Jawa Timur berpartisipasi. Pertemuan ini tidak hanya mempertemukan pelaku usaha, tetapi juga lembaga pemerintah dan institusi keuangan.

Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta kerja sama antar perbankan, yaitu antara Bank Jatim dan Bank Lampung dalam format Kelompok Usaha Bank (KUB).