BANDAR LAMPUNG — Maraknya tawuran yang diduga melibatkan pelajar di Bandar Lampung mendapat perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung.
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Americo mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Bahkan, ia menyatakan siap menggelar rapat khusus untuk membahas meningkatnya tawuran pelajar yang terjadi belakangan ini.
Thomas mengatakan persoalan tersebut perlu segera disikapi agar tidak berkembang dan mengganggu dunia pendidikan di Lampung.
“Akan kami tindak lanjuti. Kami akan menyikapi persoalan pelajar yang akhir-akhir ini sudah mulai meningkat, khususnya tawuran pelajar. Kami siap rapat khusus terkait persoalan ini,” ujar Thomas, saat di konfirmasi, Minggu, (13/9/2026).
Di tengah persoalan tersebut, Disdikbud Lampung sebelumnya tengah gencar mendorong siswa untuk berprestasi melalui berbagai program pendidikan.
Munculnya tawuran pelajar menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius agar upaya pembinaan dan peningkatan prestasi siswa tidak terganggu oleh perilaku kekerasan di luar maupun di lingkungan sekolah.
Thomas memastikan persoalan tawuran tersebut akan menjadi perhatian Disdikbud Lampung. Langkah selanjutnya akan dibahas melalui koordinasi dan rapat bersama pihak terkait.
“Kami akan tindak lanjuti,” tegasnya.
Sebelumnya, keributan yang diduga melibatkan puluhan anak muda terjadi di Jalan Way Sekampung, Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut berujung pada dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga dan perusakan mobil. Korban juga mengaku telepon seluler dan dompet miliknya diduga dirampas.
Sejumlah pelajar disebut berada di lokasi kejadian. Namun, dugaan keterlibatan pelajar dari sekolah tertentu belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
Polresta Bandar Lampung telah menangani laporan tersebut dan masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk identitas serta peran masing-masing orang yang berada di lokasi.(*)












