Camat Panjang Hendri Satria Jaya Intensifkan Normalisasi Drainase Cegah Banjir

BANDAR LAMPUNG — Menghadapi musim hujan, Pemerintah Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, mengintensifkan upaya pencegahan banjir melalui normalisasi drainase di Kelurahan Panjang Utara dan Pidada, Senin (12/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua minggu tersebut melibatkan Satgas Terpadu Kota Bandar Lampung bersama jajaran kecamatan dan kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk membersihkan saluran air dari sedimentasi, lumpur, serta sampah yang berpotensi menghambat aliran air saat hujan deras.

Camat Panjang, Hendri Satria Jaya, mengatakan normalisasi drainase dilaksanakan sesuai instruksi Wali Kota Bandar Lampung dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Dengan tetap mengikuti instruksi Wali Kota, Satgas Terpadu Kota yang terdiri dari Dinas PU, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, DLH, dan Satpol PP, bersama Satgas Kelurahan yang melibatkan pamong dan linmas, melaksanakan normalisasi selama kurang lebih dua minggu di Kelurahan Panjang Utara dan Pidada,” ujar Hendri.

Menurut dia, pengerjaan normalisasi dilakukan menggunakan alat berat berupa ekskavator serta tenaga manusia untuk menjangkau bagian saluran yang membutuhkan penanganan langsung.

Pembersihan tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan ketika curah hujan meningkat.

Hendri menegaskan, upaya penanganan banjir tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan petugas di lapangan. Peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga dinilai penting untuk mencegah saluran air kembali tersumbat.

Ia mengajak warga Kecamatan Panjang meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Untuk seluruh warga Kecamatan Panjang, mari bergotong royong dan selalu menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Buanglah sampah pada tempatnya,” kata Hendri.

Ia juga meminta masyarakat membuang sampah di lokasi yang telah disediakan agar petugas kebersihan dapat mengangkutnya secara teratur.

Menurut Hendri, keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya pemerintah meminimalkan risiko banjir, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian terhadap kondisi drainase.

Normalisasi di Panjang Utara dan Pidada melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Damkar, BPBD, DLH, Satpol PP, serta unsur pamong dan linmas kelurahan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Panjang berharap kesiapan menghadapi musim hujan semakin optimal sehingga potensi genangan dan dampak banjir dapat ditekan. Namun, upaya tersebut juga membutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga saluran air tetap bersih setelah normalisasi selesai.(*)

Penulis: Wahyudi Editor: ******

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *