Marindo Kurniawan Raih Predikat Terbaik RPL JPT Madya 2026

BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan meraih predikat terbaik dalam program Graduation Relaksasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut disampaikan dalam kegiatan Graduation Relaksasi RPL Jenjang JPT Madya Tahun 2026 pada Selasa (15/9/2026).

Capaian itu menjadi bagian dari rekam pengembangan kompetensi Marindo sebagai pejabat pimpinan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Program RPL memberikan ruang bagi pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan proses pembelajaran yang telah diperoleh ASN untuk diakui dalam pemenuhan standar kompetensi jabatan.

Melalui mekanisme tersebut, pengembangan kompetensi ASN tidak hanya bertumpu pada pendidikan formal dan pelatihan, tetapi juga memperhitungkan pengalaman serta kemampuan yang diperoleh selama menjalankan tugas pemerintahan.

Pengalaman Kerja Diakui sebagai Kompetensi

Program Relaksasi RPL untuk jenjang JPT Madya/Utama merupakan salah satu instrumen pengembangan kompetensi ASN yang memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan pembelajaran nonformal yang relevan dengan standar kompetensi jabatan.

Pendekatan ini menempatkan pengalaman menjalankan tugas, mengambil keputusan, memimpin organisasi, serta menyelesaikan persoalan pemerintahan sebagai bagian dari proses pembelajaran seorang ASN.

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto, saat menghadiri pelaksanaan Relaksasi RPL di LAN pada 11 Agustus 2026, menyebut pendekatan tersebut penting untuk membangun sistem pengembangan kompetensi ASN yang lebih adaptif dan fleksibel.

RPL juga sejalan dengan konsep pembelajaran sepanjang hayat bagi ASN. Proses pengembangan kapasitas tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan formal atau mengikuti pelatihan, tetapi terus berlangsung melalui pengalaman dalam menjalankan pekerjaan.

Bagi pejabat pimpinan tinggi, pengalaman tersebut berkaitan erat dengan kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, koordinasi lintas sektor, pengelolaan sumber daya, hingga penyelesaian persoalan pelayanan pemerintahan.

Kompetensi Pimpinan di Tengah Perubahan Birokrasi

Predikat terbaik yang diraih Marindo berlangsung di tengah tuntutan terhadap birokrasi yang semakin adaptif. Perubahan teknologi, kebutuhan pelayanan publik yang cepat, serta tuntutan transparansi membuat aparatur dituntut memiliki kemampuan yang tidak hanya bersifat administratif.

Sebagai Sekdaprov Lampung, Marindo memiliki posisi strategis dalam membantu kepala daerah mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan publik, serta pembinaan aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi bagian penting dalam mendukung koordinasi pemerintahan daerah.

Capaian melalui program RPL tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana pengalaman selama menjalankan tugas pemerintahan dapat ditempatkan sebagai bagian dari proses pengembangan kompetensi.

Terlibat dalam Pengembangan Kompetensi ASN

Marindo sebelumnya juga terlibat dalam sejumlah agenda penguatan kapasitas aparatur di Provinsi Lampung.

Salah satunya melalui penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Lampung bersama LAN melalui BPSDMD Provinsi Lampung.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pejabat pimpinan tinggi pratama agar mampu bekerja secara profesional, adaptif dan inovatif dalam menghadapi perubahan serta kebutuhan masyarakat.

Penguatan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang mampu bekerja lintas sektor, merumuskan kebijakan, dan menghasilkan solusi atas persoalan pemerintahan.

Bukan Sekadar Pengakuan Administratif

Rekognisi Pembelajaran Lampau tidak semata-mata berkaitan dengan pengakuan administratif. Konsep ini memberikan ruang bagi pengetahuan, keterampilan, pengalaman kerja, pendidikan formal, pelatihan, dan praktik kerja untuk diintegrasikan dalam proses pengembangan kompetensi ASN.

Pengalaman lapangan menjadi salah satu sumber pembelajaran penting karena ASN berhadapan langsung dengan persoalan pemerintahan, mulai dari koordinasi antarlembaga hingga pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam konteks pejabat pimpinan tinggi, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari pembentukan kemampuan strategis yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas jabatan.

Capaian untuk Penguatan Birokrasi Lampung

Predikat terbaik yang diraih Marindo Kurniawan dalam Graduation Relaksasi RPL JPT Madya Tahun 2026 menjadi catatan dalam pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Capaian tersebut juga menempatkan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalankan tugas sebagai bagian dari proses peningkatan kapasitas kepemimpinan ASN.

Dengan posisi strategis Sekdaprov, penguatan kompetensi pimpinan diharapkan dapat mendukung koordinasi pemerintahan dan pembinaan aparatur di daerah.

Pada akhirnya, keberhasilan pengembangan kompetensi ASN tidak hanya tercermin dari predikat atau sertifikat yang diperoleh, tetapi juga dari bagaimana pengetahuan, pengalaman dan kemampuan tersebut diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.(*)

Penulis: Wahyudi Editor: *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *