
Kencanamedianews.com – Universitas Lampung (Unila) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin, 21 Juli 2025. Penandatanganan berlangsung di ruang sidang utama lantai dua Gedung Rektorat Unila.
Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., jajaran wakil rektor, serta sejumlah pejabat Pemprov Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menyebut Lampung sebagai laboratorium pembangunan, tempat menguji kebijakan, merumuskan solusi berbasis fakta dan ilmu pengetahuan.
“Kolaborasi ini adalah bentuk perspective commitment to process dalam collaborative governance. Sinergi strategis ini akan memperkuat pembangunan daerah berbasis sains dan teknologi,” ujarnya.
Kesepakatan MoU mencakup delapan bidang utama, yaitu:
-
Pengembangan kawasan perdesaan dan pertanian berbasis teknologi,
-
Pendidikan, kebudayaan, dan penguatan tenaga pendidik,
-
Kesehatan masyarakat dan lingkungan,
-
Pembangunan sosial dan pencegahan konflik,
-
Reformasi hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,
-
Penguatan ekonomi dan investasi,
-
Riset dan inovasi lokal, serta
-
Peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).
Rektor Unila menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dan sinergis dalam mendukung pelaksanaan RPJMD Provinsi Lampung 2025–2029 yang mengusung visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas”, sekaligus mendukung visi Kementerian Pendidikan Tinggi melalui Program Kampus Berdampak.
“Unila siap berkontribusi melalui riset, kajian akademik, dan peningkatan kapasitas SDM. Ini sejalan dengan misi kami sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Prof. Lusmeilia.
Ia menegaskan, Unila berkomitmen menjadi mitra aktif dalam mewujudkan tiga misi pembangunan Lampung: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat SDM unggul, dan membangun masyarakat beradab serta pemerintahan yang efektif.

