Gubernur Lampung Tekankan Kolaborasi Atasi Kemiskinan dan Tingkatkan Kualitas Pembangunan Manusia

Kencanamedianews.com — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, instansi vertikal, serta BUMN/BUMD dalam mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Forkopimda, instansi vertikal, dan BUMN/BUMD Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Akar, Rabu (16/7/2025).

IPM Terendah di Sumatera dan Kemiskinan Jadi Sorotan

Dalam rapat tersebut, Gubernur menyoroti dua isu strategis utama yang dihadapi Provinsi Lampung, yakni rendahnya kualitas pembangunan manusia dan masih tingginya angka kemiskinan.

Data mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung pada tahun 2024 berada di angka 73,13, terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Sumatera.

“Bagaimana mungkin suatu daerah yang dekat dengan Jakarta, yang semua sinyal masuk, akses jalan bagus, dan sekolah tersedia, tapi IPM-nya rendah. Ini adalah buah dari kemiskinan,” ujar Gubernur Mirza.

Saat ini, angka kemiskinan di Lampung masih berada di level 10,69%, dengan konsentrasi terbesar di wilayah perdesaan. Padahal, Lampung dikenal sebagai lumbung pangan nasional yang memiliki potensi besar dari sektor pertanian dan perkebunan seperti beras, jagung, singkong, kopi, cokelat, dan nanas.

Hilirisasi Pertanian Jadi Strategi Unggulan

Sebagai solusi, Gubernur telah mengarahkan upaya pengentasan kemiskinan melalui modernisasi dan hilirisasi pertanian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menciptakan nilai tambah di desa, serta mendorong kesejahteraan petani.

Berbagai program yang telah dan akan dijalankan antara lain:

  • Penetapan harga gabah dan ubi kayu,

  • Pengendalian distribusi hasil panen,

  • Bantuan alat dan infrastruktur pertanian seperti dryer, pupuk organik cair, combine harvester, rice milling unit, hingga pembangunan silo.

“Dengan bantuan dryer di desa-desa, ada Rp1,5 triliun uang yang tadinya berputar di kota bisa berpindah ke desa. Karena nilai tambah itu harus kita ciptakan di desa,” ungkap Gubernur.

Pendidikan Gratis untuk Meningkatkan IPM

Selain sektor ekonomi, peningkatan IPM juga menjadi prioritas melalui kebijakan penghapusan uang komite di seluruh sekolah negeri jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Lampung.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan akses pendidikan yang berkualitas, adil, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Ajak Semua Pihak Bersatu untuk Lampung Maju

Menutup arahannya, Gubernur Mirza mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi menghadirkan perubahan yang signifikan bagi Provinsi Lampung.

“Kita tidak bisa mengatur Lampung sendirian. Kita harus kolaborasi. Mari sama-sama kita melangkah, saya mohon bantuannya,” pungkas Gubernur.