
Kencanamedianews.com — Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2025 berlangsung meriah di Gedung Graha Wangsa, Bandar Lampung. Acara ini dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, turut menjadi dewan juri dan menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang.
Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa ajang Muli Mekhanai harus menjadi lebih dari sekadar kontestasi kecantikan fisik. Menurutnya, kualitas seperti kecerdasan, sikap, serta wawasan para finalis harus menjadi perhatian utama dalam memilih duta wisata.
“Ini bukan hanya tentang tampilan luar. Kita mencari duta yang berintegritas, cerdas, dan mampu mempromosikan Lampung secara elegan dan strategis,” kata Wagub Jihan.
Ia juga menyoroti potensi pariwisata Lampung yang luar biasa, mulai dari keindahan laut, pegunungan Bukit Barisan, hingga kekayaan budaya lokal, namun di sisi lain masih menghadapi tantangan infrastruktur dan digitalisasi promosi.
Ajang Strategis Penguatan Promosi Daerah
Zita Anjani dalam sambutannya mengapresiasi peningkatan kualitas pelaksanaan Muli Mekhanai dua tahun terakhir dan menyebut Lampung sebagai daerah yang memiliki “segalanya” namun belum optimal dari sisi eksposur nasional.
“Lampung tidak kalah dari provinsi lain. Pantai, gunung, budaya, dan makanannya luar biasa. Tinggal bagaimana kita promosikan secara kreatif dan digital,” ujarnya.
Zita mengajak generasi muda Lampung untuk memanfaatkan media sosial sebagai kanal promosi wisata yang efektif dan efisien. Ia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar masa depan Indonesia dibangun melalui kekuatan lokal, termasuk sektor pariwisata.
“Kita harus mengandalkan budaya, senyuman, dan keramahan. Muli Mekhanai harus menjadi wajah masa depan Lampung,” tambahnya.
Ajang Talenta Muda untuk Promosi Budaya
Sebanyak 46 finalis—terdiri dari 24 Muli dan 22 Mekhanai—yang mewakili 13 kabupaten/kota berkompetisi dalam ajang tahunan yang sudah berlangsung sejak 1989. Para finalis merupakan hasil seleksi ketat di tingkat daerah.
Pemenang Muli dan Mekhanai Provinsi Lampung 2025 adalah:
-
Muhammad Adit Bintang dari Kabupaten Tulang Bawang (Mekhanai),
-
Marcheline Aurely dari Kota Bandar Lampung (Muli).
Runner-up I diraih:
-
Raffles Riovaldi dari Kota Metro (Mekhanai),
-
Friesty Vera dari Kabupaten Pesawaran (Muli).
Runner-up II diraih:
-
Muhammad Rafli Falih dari Kota Bandar Lampung (Mekhanai),
-
Marsha Aulia Putri Antoni dari Kota Metro (Muli).
Acara ini diharapkan terus berkembang menjadi platform yang tidak hanya menjaring talenta muda, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang aktif mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata Lampung, baik di tingkat nasional maupun global.

