Tanggamus (Mediakencananwes) – LSM GEPAK Lampung akan melakukan investigasi khusus terkait pengadaan mobil ambulan dan puskesmas keliling di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus.
“Terkait pengadaan ini, tim kami akan melakukan pendalaman pada akhir pekan ini hingga tiga hari berikutnya. Kami juga akan meminta klarifikasi dari pejabat terkait di Dinkes Tanggamus,” jelas Ketua LSM GEPAK Lampung Wahyudi Hasyim. Kamis, 8 Agustus 2024.
Yudi berharap semua pihak yang terlibat dalam pengadaan ambulan dan puskesmas keliling dapat terbuka dan dapat menerima kehadiran tim GEPAK Lampung nanti.
“Dengan adanya investigasi ini kami berharap dapat membuat terang persoalan pengadaan yang sempat ramai diberitakan,” harap Yudi.
Yudi mengakui, GEPAK Lampung telah menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dua pengadaan tersebut. Namun, lanjut Yudi, masih perlu divalidasi dengan meminta keterangan dari Diskes Tanggamus.
“Kan sudah ramai diberitakan. Macam-macam. Tapi bukan karena itu kami lakukan investigasi mendalam. Kami hanya merasa perlu untuk menverifikasi temuan dan laporan yang kami terima sebelum mengambil langkah hukum,” ujar Yudi.
Diketahui, Dinkes Tanggamus telah merampungkan dua kegiatan pengadaan ini. Nilainya cukup fantastis miliaran rupiah bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).
Sebanyak 9 unit ambulan dan 5 unit puskesmas keliling telah didistriubusikan ke sejumlah puskesmas.
Sejauh ini, Yudi menilai kinerja layanan kesehatan di Tanggamus masih cukup baik. Ia mencatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanggamus aktif menangani kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang tahun ini.
“Kami mengetahui Dinkes Tanggamus telah menangani sebanyak 227 kasus (DBD) sejak awal Januari hingga Juni 2024. Tidak ada kasus kematian. Itu bagus sekali,” kata Yudi memuji.(*)

