Kunker ke Kota Parepare, BSKDN Kemendagri Jaring Isu Strategis Pemilu

Kencana Media, Parepare – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), guna menjaring isu strategis terkait pemilihan umum (Pemilu). Kunjungan tersebut juga dilakukan dalam rangka persiapan kegiatan Forum Diskusi Aktual (FDA) mengenai Kesiapan Daerah dalam Mendukung Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.

Sejalan dengan itu, perwakilan dari tim BSKDN I Gede Wira Adhi Darmawan mengatakan harapannya agar pelaksanaan FDA yang direncanakan akan digelar pada Maret 2024 di Kota Parepare dapat didukung oleh pemerintah setempat. Dalam forum tersebut berbagai stakeholder akan dilibatkan di antaranya Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami harap Pemerintah Kota Parepare dapat berkolaborasi dengan kami dalam forum yang akan kami selenggarakan yang mengangkat isu-isu strategis seputar Pilkada serentak tahun 2024 ,” jelas Wira di Kota Parepare, Sulsel, Kamis (18/1/2024).

Dalam kunker tersebut, Penjabat (Pj.) Wali Kota Parepare Akbar Ali menyampaikan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan FDA di Kota Parepare. Dia mempertimbangkan pelaksanaan FDA di Auditorium BJ. Habibie Kota Parepare. “Jika memungkinkan, Forum Diskusi Aktual bisa dilaksanakan di Kota Parepare, kami memiliki Auditorium BJ. Habibie,” ungkapnya.

Akbar berharap penyelenggaraan forum tersebut dapat membawa dampak positif kepada masyarakat terutama menambah pemahaman mereka mengenai isu-isu strategis terkait Pemilu dan Pilkada 2024. “Forum ini bisa menjadi wadah untuk bertukar pikiran atau sharing pengetahuan agar masyarakat semakin memahami isu-isu strategis di daerah terutama yang berkaitan dengan Pemilu dan Pilkada 2024,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare Muhammad Shodiq membeberkan, pihaknya telah menganggarkan sebesar Rp24 miliar untuk Pilkada tahun 2024. Anggaran tersebut sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). “Masing-masing Rp19 miliar untuk KPU dan Rp5 miliar untuk Bawaslu Kota Parepare. Adapun penyaluran dana dilakukan dua tahap, 40 persen pada APBD Perubahan 2023 dan 60 persen pada APBD 2024,” jelas Shodiq.

Shodiq mengungkapkan, KPU Kota Parepare telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu tahun 2024 sebanyak 109.653 orang dengan jumlah pemilih pria sebanyak 53.045 orang dan pemilih wanita sebanyak 56.608 orang. Adapun DPT tersebut tersebar pada 395 Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang ada di empat kecamatan di Kota Parepare.

“Kami juga berharap kegiatan FDA dengan mengangkat isu strategis pilkada dapat merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih terutama untuk mendorong keterlibatan pemilih pemula dalam Pemilu dan Pilkada,” tegasnya.