Breaking News
Satbinmas Polres Tulang Bawang Berikan Imbauan Kamtibmas Kepada Pengunjung di Dua Lokasi Rekreasi Pada H+2 Lebaran 2024 Siehumas Polres Tulang Bawang Press Release No. 108/IV/H.U.M.6.1.1./2024/Siehumas. Jum’at tanggal 12 April 2024. *Satbinmas Polres Tulang Bawang Berikan Imbauan Kamtibmas Kepada Pengunjung di Dua Lokasi Rekreasi Pada H+2 Lebaran 2024* Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sudah mulai ramai mendatangi tempat rekreasi pada H+2 Lebaran 2024. Kegiatan pemberian imbauan kamtibmas ini berlangsung hari Jum’at (12/04/2024), pukul 09.30 WIB s/d pukul 11.30 WIB, di dua lokasi rekreasi berbeda di Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang. “Hari ini bertepatan dengan H+2 Lebaran 2024 dan masih berlangsungnya Operasi Ketupat Krakatau 2024, saya bersama dengan dua personel Sat Binmas memberikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung di dua lokasi rekreasi yang sudah mulai ramai,” kata Kasat Binmas, AKP Mahbub Junaidi, SE, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK. Lanjutnya, lokasi rekreasi pertama yang kami datangi yakni di taman wisata cakat raya, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur. Di lokasi ini, kami mengingatkan kepada para pengunjung untuk selalu waspada agar tindak menjadi korban pencurian. Selain itu, agar ibu-ibu dan anak-anak tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan saat berwisata agar tidak menjadi incaran para pelaku tindak pidana. Lokasi kedua yang kami datangi yakni waterboom taman bahagia, Kampung Cempaka Dalam, Kecamatan Menggala Timur. Di lokasi ini, kami mengingatkan agar para pengunjung tetap waspada sehingga tidak menjadi korban pencurian, dan kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya sehingga tidak terjadi peristiwa anak tenggelam akibat kelalaian dalam pengawasan. “Kehadiran petugas Polri yang berseragam dinas di lokasi rekreasi yang sudah mulai ramai pengunjungnya, sebagai bentuk pencegahan guna meminimalisir terjadinya tindak pidana baik itu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) maupun aksi premanisme,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya. Kasat Binmas menambahkan, lokasi-lokasi yang menjadi tempat rekreasi diprediksi akan semakin ramai pengunjungnya dimulai H+2 s/d H+4 Lebaran 2024 yang juga bertepatan dengan libur nasional dan libur anak-anak sekolah. “Kami dari Sat Binmas Polres Tulang Bawang, selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas dan patuhi rambu-rambu lalu lintas, sehingga tercipta kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif. Apabila menjadi korban tidak pidana segera melapor kantor Kepolisian terdekat atau bisa langsung menghubungi call center 110 yang bisa diakses selama 24 jam secara gratis,” imbuh AKP Junaidi. (*) Kasi Humas Polres Tulang Bawang Ipda Bastian, SH Twitter : @polrestubalpg Fb : Polres Tulang Bawang Ig : polrestulangbawang Yt : Polres Tulang Bawang Polda Lampung Gelar Rapat Lintas Sektoral Demi Menjamin Kesiapan Arus Balik Lancar dan Aman Arus Balik Lebaran 2024, Polda Lampung Ajak Pemudik Pakai Jalur Alternatif Pelabuhan Panjang – Ciwandan Skema Delaying sistem antisipasi arus balik lebaran 2024

Kapolda dan Ketua KNPI Lampung Sambut Positif Gelaran Diskusi Publik Oleh JMSI Lampung

BANDARLAMPUNG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, S.H., S.IK., M.Si. antusias menyambut Diskusi Publik “Aksi Geng Motor dan Tawuran, Salah Siapa?” yang akan digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.

Lulusan Akpol Tahun 1993 tersebut menyatakan siap menjadi keynote speech (pembicara kehormatan). “Saya sudah baca (surat JMSI). Saya kan keynote speech,” ucap mantan Kapolda Gorontalo ini usai pengukuhan Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri Daerah Provinsi Lampung Periode 2023-2028, di GSG Mapolda Lampung, Kota Baru Lampung pada Kamis, 8 Juni 2023.

Menurut Helmy Santika, Diskusi Publik tersebut menarik. Terutama soal geng motor. “(Terkait) geng motor, salah tidak? Tidak! Kan sama dengan perkumpulan lainnya,” ujarnya menegaskan.

Lalu, Kapolda Lampung meminta Ketua Pengda JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan untuk mengoordinasikan pelaksanaan Diskusi Publik kepada Pelayanan Markas (Yanma) terkait kesiapan GSG Mapolda. “(Pinsipnya) saya siap. Silahkan koordinasikan ya,” kata Helmy Santika.

Secara terpisah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah juga menyambut Positif gelaran Diskusi Publik JMSI. “Harus ada langkah-langkah positif mengarahkan kegiatan sosial kepemudaan sehingga tidak ikut-ikutan kepada hal-hal yang tidak bermanfaat,” tuturnya kepada Ketua Pengda JMSI Lampung, saat silaturahim di Sekretariat KNPI Lampung di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton.

Bung Iqbal sapaan akrabnya ada tiga yang mempengaruhi pengembangan karakter. Pertama, orang tua. Kedua, lingkungan sekolah, dan ketiga, lingkungan sosial.

“Orang tua punya tanggungjawab utama dalam pengembangan karakter anak. Baru kemudian dilingkungan pendidikan dan lingkungan sosial,” ujarnya.

Namun demikian, saat ini terjadi problematika di dunia pendidikan. “Arahan guru saja tidak mampu menjadi solusi. Beda dengan zaman kita dahulu. Kita manut dan taat akan aturan sekolah. Saat ini terbalik, bahkan lebih dari itu. Ketika guru memberikan punishment malah dilaporkan ke orang tua, dan orang tuanya malah mempersoalkan secara berlebihan,” kata Bung Iqbal.

Lalu, lingkungan sosial. Kegiatan positif semisal Risma (Remaja Islam Masjid), masih terpaku pada kegiatan keagamaan. Seharusnya lebih luas pada kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bersentuhan langsung dengan sosial kemasyarakatan sehingga pribadi-pribadi generasi penerus bangsa terarah dan punya tanggungjawab sosial.

“Lagi-lagi kesemuanya membutuhkan peran dan support dari orang tua. Jadi, itu kuncinya,” tuturnya.

Sementara khusus action KNPI, Bung Iqbal terus berupaya merangkul pemuda-pemuda.
“KNPI saat ini memiliki sekitar 100 Relawan Pemuda. Fokusnya pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada bulan Ramadhan, Relawan Pemuda KNPI aktif berbagi,” ujarnya. (Red)Ketua KNPI Lampung Sambut Positif Diskusi Publik JMSI Bedah Aksi Geng Motor dan Tawuran

Kapolda dan Ketua KNPI Lampung Sambut Positif Gelaran Diskusi Publik Oleh JMSI Lampung

BANDARLAMPUNG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, S.H., S.IK., M.Si. antusias menyambut Diskusi Publik “Aksi Geng Motor dan Tawuran, Salah Siapa?” yang akan digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.

Lulusan Akpol Tahun 1993 tersebut menyatakan siap menjadi keynote speech (pembicara kehormatan). “Saya sudah baca (surat JMSI). Saya kan keynote speech,” ucap mantan Kapolda Gorontalo ini usai pengukuhan Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri Daerah Provinsi Lampung Periode 2023-2028, di GSG Mapolda Lampung, Kota Baru Lampung pada Kamis, 8 Juni 2023.

Menurut Helmy Santika, Diskusi Publik tersebut menarik. Terutama soal geng motor. “(Terkait) geng motor, salah tidak? Tidak! Kan sama dengan perkumpulan lainnya,” ujarnya menegaskan.

Lalu, Kapolda Lampung meminta Ketua Pengda JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan untuk mengoordinasikan pelaksanaan Diskusi Publik kepada Pelayanan Markas (Yanma) terkait kesiapan GSG Mapolda. “(Pinsipnya) saya siap. Silahkan koordinasikan ya,” kata Helmy Santika.

Secara terpisah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah juga menyambut Positif gelaran Diskusi Publik JMSI. “Harus ada langkah-langkah positif mengarahkan kegiatan sosial kepemudaan sehingga tidak ikut-ikutan kepada hal-hal yang tidak bermanfaat,” tuturnya kepada Ketua Pengda JMSI Lampung, saat silaturahim di Sekretariat KNPI Lampung di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton.

Bung Iqbal sapaan akrabnya ada tiga yang mempengaruhi pengembangan karakter. Pertama, orang tua. Kedua, lingkungan sekolah, dan ketiga, lingkungan sosial.

“Orang tua punya tanggungjawab utama dalam pengembangan karakter anak. Baru kemudian dilingkungan pendidikan dan lingkungan sosial,” ujarnya.

Namun demikian, saat ini terjadi problematika di dunia pendidikan. “Arahan guru saja tidak mampu menjadi solusi. Beda dengan zaman kita dahulu. Kita manut dan taat akan aturan sekolah. Saat ini terbalik, bahkan lebih dari itu. Ketika guru memberikan punishment malah dilaporkan ke orang tua, dan orang tuanya malah mempersoalkan secara berlebihan,” kata Bung Iqbal.

Lalu, lingkungan sosial. Kegiatan positif semisal Risma (Remaja Islam Masjid), masih terpaku pada kegiatan keagamaan. Seharusnya lebih luas pada kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bersentuhan langsung dengan sosial kemasyarakatan sehingga pribadi-pribadi generasi penerus bangsa terarah dan punya tanggungjawab sosial.

“Lagi-lagi kesemuanya membutuhkan peran dan support dari orang tua. Jadi, itu kuncinya,” tuturnya.

Sementara khusus action KNPI, Bung Iqbal terus berupaya merangkul pemuda-pemuda.
“KNPI saat ini memiliki sekitar 100 Relawan Pemuda. Fokusnya pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada bulan Ramadhan, Relawan Pemuda KNPI aktif berbagi,” ujarnya. (Red)Ketua KNPI Lampung Sambut Positif Diskusi Publik JMSI Bedah Aksi Geng Motor dan Tawuran

Kapolda dan Ketua KNPI Lampung Sambut Positif Gelaran Diskusi Publik Oleh JMSI Lampung

BANDARLAMPUNG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung Irjen Pol. Helmy Santika, S.H., S.IK., M.Si. antusias menyambut Diskusi Publik “Aksi Geng Motor dan Tawuran, Salah Siapa?” yang akan digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung.

Lulusan Akpol Tahun 1993 tersebut menyatakan siap menjadi keynote speech (pembicara kehormatan). “Saya sudah baca (surat JMSI). Saya kan keynote speech,” ucap mantan Kapolda Gorontalo ini usai pengukuhan Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri Daerah Provinsi Lampung Periode 2023-2028, di GSG Mapolda Lampung, Kota Baru Lampung pada Kamis, 8 Juni 2023.

Menurut Helmy Santika, Diskusi Publik tersebut menarik. Terutama soal geng motor. “(Terkait) geng motor, salah tidak? Tidak! Kan sama dengan perkumpulan lainnya,” ujarnya menegaskan.

Lalu, Kapolda Lampung meminta Ketua Pengda JMSI Provinsi Lampung Ahmad Novriwan untuk mengoordinasikan pelaksanaan Diskusi Publik kepada Pelayanan Markas (Yanma) terkait kesiapan GSG Mapolda. “(Pinsipnya) saya siap. Silahkan koordinasikan ya,” kata Helmy Santika.

Secara terpisah, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah juga menyambut Positif gelaran Diskusi Publik JMSI. “Harus ada langkah-langkah positif mengarahkan kegiatan sosial kepemudaan sehingga tidak ikut-ikutan kepada hal-hal yang tidak bermanfaat,” tuturnya kepada Ketua Pengda JMSI Lampung, saat silaturahim di Sekretariat KNPI Lampung di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton.

Bung Iqbal sapaan akrabnya ada tiga yang mempengaruhi pengembangan karakter. Pertama, orang tua. Kedua, lingkungan sekolah, dan ketiga, lingkungan sosial.

“Orang tua punya tanggungjawab utama dalam pengembangan karakter anak. Baru kemudian dilingkungan pendidikan dan lingkungan sosial,” ujarnya.

Namun demikian, saat ini terjadi problematika di dunia pendidikan. “Arahan guru saja tidak mampu menjadi solusi. Beda dengan zaman kita dahulu. Kita manut dan taat akan aturan sekolah. Saat ini terbalik, bahkan lebih dari itu. Ketika guru memberikan punishment malah dilaporkan ke orang tua, dan orang tuanya malah mempersoalkan secara berlebihan,” kata Bung Iqbal.

Lalu, lingkungan sosial. Kegiatan positif semisal Risma (Remaja Islam Masjid), masih terpaku pada kegiatan keagamaan. Seharusnya lebih luas pada kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bersentuhan langsung dengan sosial kemasyarakatan sehingga pribadi-pribadi generasi penerus bangsa terarah dan punya tanggungjawab sosial.

“Lagi-lagi kesemuanya membutuhkan peran dan support dari orang tua. Jadi, itu kuncinya,” tuturnya.

Sementara khusus action KNPI, Bung Iqbal terus berupaya merangkul pemuda-pemuda.
“KNPI saat ini memiliki sekitar 100 Relawan Pemuda. Fokusnya pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada bulan Ramadhan, Relawan Pemuda KNPI aktif berbagi,” ujarnya.

Penulis: Wyd