Sinergi Literasi, Religi, dan Ekonomi: UPT Perpustakaan UIN RIL Bersama BMIWI Gelar Seminar Kolaboratif Pemberdayaan Perempuan

BANDAR LAMPUNG — UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung berkolaborasi dengan Badan Musyawarah Islam Wanita Indonesia (BMIWI) Provinsi Lampung menggelar seminar pemberdayaan perempuan, Selasa (13/10/2026).

Mengusung tema “Sinergi Literasi, Religi, dan Ekonomi: Muslimah Kreatif dan Melek Informasi dengan Mengoptimalkan Potensi untuk Kemandirian Ekonomi Perempuan”, kegiatan ini menekankan pentingnya kecakapan literasi dan nilai-nilai keislaman dalam mendorong perempuan menjadi mandiri secara ekonomi.

Seminar tersebut dibuka Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Raden Intan Lampung, Bambang Budiwiranto, S.Ag., M.Ag., Ph.D. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kolaborasi perguruan tinggi dan organisasi perempuan dalam memperluas ruang pemberdayaan masyarakat.

Menurut Bambang, perempuan perlu didukung agar mampu mengembangkan kreativitas, meningkatkan kapasitas diri, dan membangun kemandirian ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai religius.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung, Dr. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.Ag., mengatakan seminar tersebut dirancang untuk menjawab tantangan perkembangan zaman, terutama dalam pemanfaatan informasi sebagai sumber pengetahuan dan peluang ekonomi.

Ia menjelaskan, literasi tidak sebatas kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kecakapan memilah, memahami, dan memanfaatkan informasi secara tepat untuk mendukung pengembangan usaha.

“Kolaborasi antara perpustakaan sebagai pusat literasi dan BMIWI sebagai wadah pergerakan muslimah diharapkan mampu melahirkan ekosistem yang suportif. Kita ingin mencetak muslimah yang tidak hanya melek informasi, tetapi juga mampu mengoptimalkan potensi lokal demi kemandirian ekonomi keluarga dan umat,” ujar Eni.

Seminar menghadirkan pakar ekonomi syariah, Prof. Dr. Hj. Heni Noviarita, S.E., M.Si., sebagai narasumber utama. Ia memaparkan sejumlah strategi bagi perempuan muslimah untuk memanfaatkan literasi digital dan pemahaman keagamaan dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Heni menekankan bahwa kemandirian ekonomi perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung kemajuan bangsa.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari kalangan akademisi, dosen, mahasiswa, penggerak literasi, serta anggota, pengurus, presidium, Dewan Pakar, dan Dewan Penasihat BMIWI Lampung.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu moderator Dr. Hj. Suslina Sanjaya, M.Ag. Forum tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai literasi, ekonomi syariah, dan peluang pemberdayaan perempuan.

Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung dan BMIWI Lampung berharap dapat meningkatkan keterampilan literasi ekonomi perempuan sekaligus memperkuat kemitraan dalam program pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka peluang bagi perempuan untuk mengembangkan potensi lokal, memanfaatkan informasi secara produktif, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga berlandaskan nilai-nilai keislaman.(*)

Penulis: Wahyudi Editor: *******

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *