
Kencanamedianews.com — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Nasional Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Politik, Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum di Hotel Akar & Resorts, Bandar Lampung.
Rakor mengusung tema “Penguatan Sinergi Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Politik dalam Menjaga Keamanan, Iklim Investasi, dan Stabilitas Ekonomi Nasional”. Hadir pula unsur Forkopimda se-Provinsi Lampung serta Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar Baharuddin.
Dalam sambutannya, Bahtiar menegaskan kebebasan berorganisasi di Indonesia dijamin undang-undang, tetapi tidak bersifat mutlak. Ia menilai Forkopimda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial-politik dan ketertiban demokrasi di daerah.
“Presiden serius membangun daerah. Kuncinya stabilitas sosial dan politik dalam konteks demokrasi,” ujar Bahtiar.
Ia memaparkan, Indonesia memiliki lebih dari 633 ribu ormas, sementara di Lampung tercatat 10.336 ormas berbadan hukum. Bahtiar mengapresiasi kontribusi ormas di berbagai sektor, namun menekankan pengawasan guna mencegah penyalahgunaan organisasi yang berpotensi melanggar hukum dan menghambat pembangunan.
“Arahan Presiden dan Mendagri jelas: tertibkan yang salah, jangan dibiarkan berlanjut,” tegasnya.
Sementara itu, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakor yang dinilainya penting untuk memperkuat koordinasi lintas-sektor. Ia menuturkan, perkembangan ormas di Lampung yang semakin dinamis harus diimbangi pembinaan serta pengawasan, agar tidak menggeser fokus pembangunan dan stabilitas daerah.
“Jangan sampai dinamika ormas menghambat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi,” kata Jihan.
Jihan juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung secara rutin menggelar Rakor Forkopimda sebagai komitmen menjaga keamanan dan ketertiban. Selain pengawasan, ia menilai pemerintah juga perlu mengapresiasi ormas yang berkontribusi positif.
“Pengawasan penting, tetapi apresiasi juga perlu bagi ormas yang membantu membangun daerah,” ujarnya.
Ia berharap Rakor ini menjadi momentum memperkuat kondusifitas daerah, menciptakan iklim investasi yang sehat, serta mendukung stabilitas nasional demi kemajuan Lampung.

