
Kencanamedianews.com — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna mempercepat transformasi pembangunan daerah. Salah satu langkah strategisnya diwujudkan melalui forum bisnis di Provinsi Shandong, Tiongkok, yang dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam pertemuan yang melibatkan sekitar 30 perusahaan besar, termasuk Pauli Shandong Taiyuan Energy Co., Ltd, dilakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Ketua Apindo Lampung, Ary Meizari, dan CEO Pauli Group. Penandatanganan ini menjadi komitmen awal kerja sama investasi di bidang pertanian modern (smart farming), serta membuka peluang untuk pengembangan sektor pariwisata dan industri.
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, menyebut kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk wilayah Sumatera, Zhang Min, ke Lampung pada 19 Mei 2025.
“Teknologi dari Pauli Group diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas hingga 30 persen, terutama pada komoditas padi, jagung, dan hortikultura,” ujar Elvira.
Transformasi Pertanian Berbasis Teknologi
Elvira menambahkan, implementasi kerja sama ini akan dilakukan melalui kemitraan langsung dengan petani lokal, untuk memastikan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sebelumnya telah mendorong modernisasi pertanian melalui pembangunan silo dan penyediaan dryer gabah di berbagai sentra produksi. Pemprov Lampung juga aktif menjalin kemitraan dengan pelaku usaha nasional dan internasional dalam upaya menjadikan Lampung sebagai lumbung pangan nasional yang berdaya saing.
Shandong, Mitra Strategis Internasional
Shandong dikenal sebagai provinsi ekonomi kuat di Tiongkok, dengan sektor unggulan di bidang pertanian, industri, dan teknologi tinggi. Provinsi ini merupakan produsen sayuran terbesar di Tiongkok serta pusat perdagangan dan ekspor penting, khususnya melalui Kota Qingdao.
“Shandong adalah mitra strategis berkat kemajuan teknologinya di sektor pertanian dan industri. Kolaborasi ini akan mempercepat transformasi Lampung ke arah pertanian berbasis teknologi tinggi,” tambah Elvira.
Dorong Ekspor dan Buka Lapangan Kerja
Lampung menjadi provinsi pertama di Sumatera yang melakukan kunjungan resmi ke Shandong. Kolaborasi ini ditargetkan mempercepat transformasi pertanian, meningkatkan ekspor komoditas unggulan, dan membuka lapangan kerja baru di pedesaan.

