SUMATRA SELATAN — Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas Palembang–Betung di Sumatra Selatan.
Dukungan tersebut disampaikan saat Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Jembatan Musi V, Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (17/9/2026).
Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda. Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Kementerian PU Triono Junoasmono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Ni Komang Rasminiati, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, serta Wakil Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Sugeng Rochadi bersama jajaran.
Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada perkembangan pembangunan jalan tol di Sumatra Selatan, terutama konektivitas Palembang menuju Jambi. Sejumlah kendala pembangunan serta langkah percepatan penyelesaian proyek turut dibahas.
Syaiful Huda mengatakan DPR RI mendukung langkah pemerintah dan Hutama Karya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan tol di Sumatra Selatan.
“Kami mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Sumatra Selatan. Dalam pelaksanaannya, tentu terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Karena itu, sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, dan badan usaha jalan tol sangat penting,” kata Syaiful.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama Hutama Karya Sugeng Rochadi memastikan perusahaan terus mendorong penyelesaian proyek JTTS, termasuk ruas Palembang–Betung.
Sugeng menyebut progres pembangunan Jembatan Musi V telah mencapai 96,44 persen. Jembatan tersebut juga telah dinyatakan lulus uji laik fungsi oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada 6 Juli 2026.
Adapun progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan telah mencapai 87,18 persen.
“Hutama Karya berkomitmen mempercepat pembangunan JTTS, termasuk Jalan Tol Palembang–Betung. Koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan optimal,” ujar Sugeng.
Menurut dia, penyelesaian ruas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas Sumatra Selatan. Infrastruktur itu juga ditargetkan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk menghadapi periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi V DPR RI dan para pemangku kepentingan juga meninjau langsung kondisi serta perkembangan pembangunan Jembatan Musi V.
Pembangunan Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari penguatan konektivitas JTTS dari Sumatra Selatan menuju Jambi. Pengembangan koridor tersebut nantinya diharapkan dapat terhubung lebih jauh melalui rencana pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat menuju Riau.
Konektivitas antarruas tol tersebut diharapkan memperluas akses antarwilayah sekaligus meningkatkan efisiensi perjalanan dan distribusi barang di Pulau Sumatra.
“Hutama Karya akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, BPJT, DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan JTTS,” kata Sugeng.(*)












