Heri Prasojo Ketua Wilter GMBI Provinsi Lampung, Mendukung Kejari Usut Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif DPRD Lambar

 

Lampungbarat-kencanamedianews-Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat Yang Seakan Akan Tidak Menggugah Aparat Penegak Hukum Baik Itu Pihak Kepolisian Maupun Kejaksaan Yang Ada Di Kabupaten Lampung Barat Untuk Mengambil Tindakan Kepada Sekwan  Baik Itu Klarifikasi Maupun Pemeriksaan,Membuat Beberapa Aktivis Maupun Lembaga Di Provinsi Lampung Merasa Gerah,Salah Satunya Adalah HERI PRASOJO SH,Aktivis Dari LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI) Yang Juga Berprofesi Sebagai Lawyer

 

Dalam Pernyataanya HERI PRASOJO Menyebutkan” Berita Itukan Salah Satu Sumber Petunjuk Hukum,Ga mungkin Media Gencar Dan Ramai Memberikan Kalau Memang Peristiwa Tersebut Tidak Terjadi,Jadi Penegak Hukum Baik Itu Kepolisian Maupun Kejaksaan Yang Ada Di Lampung Barat Seharusnya Gerak Cepat Memanggil/Menyelidiki Hal Yang Sebenar nya”

 

“Jangan Hanya Diam, Seakan Akan Tidak Peka Atas Peristiwa Yang Terjadi,LSM GMBI Wilter Provinsi Lampung Juga Akan Mengambil Sikap,Saya Mendorong Distrik GMBI Di Lampung Barat Untuk Membuat Pelaporan Terkait Dugaan Tersebut” Ujarnya

 

Lebih Lanjut Heri Prasojo Mengatakan” Saya Akan Perintahkan Distrik GMBI Yang Ada Di Lampung Barat Untuk Secepatnya Melakukan Pelaporan Ke Ranah APH, Bila Perlu Lakukan Aksi  Demo Besar Besaran Untuk Mendorong Dan Mendukung APH Melakukan Pemeriksaan Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Ini” Tutupnya Memberikan Keterangan

 

Memang Dalam Beberapa Hari Minggu Ini Gencar Pemberitaan Dari Berbagai Media Online Yang Ada Di Kabupaten Lampung Barat Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif, Namun Sayang Nya Di Balik Gencarnya Pemberitaan Tersebut Tidak Membuat APH Sebagai Penegak Hukum Sesuai Undang Undang Dan Tupoksi Nya Seakan Akan Tidak Bertaji Untuk Mengambil Langkah Dalam Mengungkapnya

 

Seperti Di Beritakan Sebelumnya, Kronologis Mencuatnya Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Lambar Ini Bermula Dari Nyanyian Salah Satu Anggota DPRD Aktif Dari Fraksi PKB Yang Terang Terangan Memberikan Statmen Siap Buka Bukaan Terkait Beberapa Hal Yang Kejanggalan Yang Ada Di Gedung DPRD Lampung Barat Salah Satunya Adalah Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif Ke Provinsi Sumatera Selatan, Dimana Yang Seharusnya Berangkat 24 orang namun Faktanya Yang Berangkat Cuma 10 Orang,Namun Mirisnya 14 Orang Yang Tidak Berangkat Turut Serta Menanda Tangani SPJ Dan Mencairkan Juga Anggaran Tersebut.

(Tina)