BANDAR LAMPUNG — Sejumlah persoalan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung menjadi perhatian dalam pertemuan Paman Acong dengan Direktur baru RSUDAM beserta jajaran manajemen.
Dalam pertemuan tersebut, Paman Acong menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan yang berkembang di tengah masyarakat. Sorotan tidak hanya menyangkut kualitas pelayanan kepada pasien, tetapi juga sikap dan respons petugas dalam memberikan pelayanan.
Selain persoalan pelayanan, turut disampaikan keluhan dari sejumlah perawat terkait jasa pelayanan (jaspel) yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penyelesaian dari pihak manajemen rumah sakit.
Paman Acong mengatakan, berbagai masukan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pelayanan RSUDAM sekaligus memastikan persoalan yang dirasakan masyarakat maupun tenaga kesehatan tidak dibiarkan berlarut.
Menurut dia, pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut memiliki posisi penting karena menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan utama bagi masyarakat Lampung.
“Masukan ini kami sampaikan agar pelayanan ke depan semakin baik. Keluhan masyarakat dan tenaga kesehatan harus didengar dan dicarikan solusi,” kata Paman Acong.
Dalam pertemuan itu, Direktur baru RSUDAM bersama jajaran dan para kepala bidang disebut merespons sejumlah masukan yang disampaikan. Manajemen juga menyatakan akan melakukan pembenahan terhadap pelayanan serta mencari solusi atas persoalan yang dikeluhkan para perawat.
Paman Acong mengapresiasi respons manajemen RSUDAM tersebut. Ia berharap komitmen pembenahan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi diwujudkan melalui perbaikan pelayanan secara nyata.
Meski demikian, Paman Acong menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap pelayanan RSUDAM. Ia menyatakan tidak akan segan menyampaikan kritik apabila di kemudian hari kembali ditemukan persoalan yang merugikan masyarakat maupun tenaga kesehatan.
“Kalau memang ada yang baik, tentu kita dukung. Tetapi kalau ada persoalan yang perlu dikritisi, kita akan tetap menyampaikan kritik demi perbaikan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan manajemen RSUDAM untuk membahas berbagai persoalan yang berkembang. Diharapkan, komunikasi tersebut dapat mendorong penyelesaian keluhan sekaligus memperkuat upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Lampung.(*)












