Gerbong Mutasi Bergerak, 19 Kapolda dan 14 PJU Mabes Bergeser di Bawah Kapolri Suyudi

JAKARTA — Gerbong mutasi di tubuh Polri langsung bergerak setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.

Sehari setelah dilantik pada 1 Oktober 2026, Suyudi menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram tersebut menjadi dasar rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.

Dalam rotasi tersebut, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau penugasan pada jabatan baru. Perubahan juga menyasar jajaran pimpinan kewilayahan dan sejumlah posisi strategis di tingkat Mabes Polri.

Sedikitnya 19 jabatan Kapolda mengalami pergantian, sementara 14 jabatan Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri ikut berubah.

Mutasi ini menjadi langkah awal Suyudi setelah resmi memegang tongkat komando Korps Bhayangkara.

Sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri yang mengalami perubahan antara lain Irwasum Polri, Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, hingga Astamarena Kapolri.

Untuk jabatan Irwasum Polri, posisi tersebut dipercayakan kepada Komjen Pol Asep Edi Suheri. Kemudian Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti ditugaskan sebagai Kabaintelkam Polri.

Selanjutnya, Irjen Pol Asep Safrudin dipercaya menduduki jabatan Kabareskrim Polri, sedangkan Irjen Pol Hery Herjawan menjadi Kabaharkam Polri.

Perubahan juga terjadi pada posisi Kalemdiklat Polri, yang ditempati Irjen Pol Rudi Darmoko.

Sementara posisi Astamarena Kapolri dipercayakan kepada Irjen Pol Andik Setiyono, menggantikan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat.

19 Kapolda Bergeser

Rotasi juga menyentuh sejumlah Polda di berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 19 jabatan Kapolda mengalami pergantian.

Mereka yakni:

1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto
2. Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggolan
3. Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri
4. Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat
5. Kapolda Nusa Tenggara Timur: Irjen Pol Reza Arief Dewanto
6. Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol Hengki
7. Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan
8. Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan
9. Kapolda Jawa Timur: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono
10. Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce
11. Kapolda Sumatera Barat: Irjen Pol Jawari
12. Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol M. Awal Chairuddin
13. Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo
14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang
15. Kapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan
16. Kapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Rony Samtana
17. Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol Rizal Irawan
18. Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol Totok Suharyanto
19. Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta: Irjen Pol Langgeng Purnomo.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Isir menyebut mutasi tersebut berkaitan dengan kebutuhan organisasi, penyegaran serta pembinaan karier personel.

Rotasi kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian mutasi besar yang berlangsung sepanjang 2026.

Sebelumnya, pada 25 Juni 2026, Polri melakukan mutasi terhadap 1.121 personel melalui tujuh Surat Telegram sekaligus.

Kemudian pada akhir Agustus 2026, kembali dilakukan mutasi terhadap 424 Pati dan Pamen Polri. Dalam rangkaian mutasi tersebut, posisi Astamaops Polri juga mengalami perubahan seiring masuknya Komjen Pol Fadil Imran ke masa pensiun.

Dengan terbitnya ST/2205/X/KEP./2026, perubahan struktur kepemimpinan kembali terjadi di sejumlah titik penting tubuh Polri. Rotasi tersebut sekaligus menandai dimulainya penataan organisasi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.(*)

Penulis: Wahyudi Editor: *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *