BANDAR LAMPUNG — Ribuan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 20 kecamatan se-Kota Bandar Lampung mengikuti Kemah Bhakti Satya Linmas yang dirangkai dengan pengukuhan sejumlah kepengurusan organisasi masyarakat di tingkat daerah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran Satlinmas dan masyarakat sipil dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pembangunan dari tingkat paling bawah.
Dalam kegiatan itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turut dikukuhkan sebagai Ketua DPC ASLINMAS Kota Bandar Lampung oleh Gubernur Lampung selaku Ketua DPW ASLINMAS Provinsi Lampung. Pengukuhan juga dilakukan terhadap DPC ASLINMAS kabupaten/kota se-Provinsi Lampung serta DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung.
Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan kami kesempatan menjadi tuan rumah. Kami berharap semua yang hadir di sini bisa bekerja dengan baik,” ujar Eva.
Ia berharap keberadaan ASLINMAS dan organisasi masyarakat lainnya tidak hanya memberikan manfaat bagi Kota Bandar Lampung, tetapi juga mampu memperkuat kontribusi di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
“Kita berharap semuanya bukan hanya di Bandar Lampung. Semua kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung bisa lebih baik lagi. Mari kita bersama-sama bekerja dan memberikan yang terbaik,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Gubernur Lampung, jajaran Forkopimda, Danrem, TNI dan Polri, Kejaksaan, Satpol PP, Satlinmas, Hansip, serta sejumlah unsur masyarakat sipil.
Dalam sambutannya, Raffi Ahmad menekankan pentingnya peran Satlinmas karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, Satlinmas memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat.
Ia juga mendorong generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan Satlinmas, mulai dari deteksi dan pencegahan dini, penyuluhan, patroli, pengamanan, hingga membantu penanganan bencana dan kegiatan sosial.
Raffi mengatakan ASLINMAS diharapkan dapat menjadi wadah bersama untuk memperkuat kapasitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Ia menyebut jaringan ASLINMAS secara nasional telah mencapai lebih dari 1,2 juta anggota.
Selain pengukuhan ASLINMAS, kegiatan tersebut dirangkai dengan pengukuhan DPC ABPEDNAS Kota Bandar Lampung.
Raffi mengajak jajaran ABPEDNAS menjadi wadah dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus ikut mengawal pembangunan desa. Pengawasan, kata dia, dapat dilakukan sejak proses perencanaan hingga pertanggungjawaban pengelolaan anggaran.
Tidak hanya itu, Raffi juga mendorong pekerja seni, influencer, dan komunitas kreatif untuk mengambil peran dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.
Menurutnya, edukasi mengenai kesadaran hukum, kesiapsiagaan menghadapi bencana, maupun kegiatan sosial dapat dikemas melalui konten kreatif dan media digital sehingga lebih mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.
Kemah Bhakti Satya Linmas kemudian resmi dibuka. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, serta masyarakat sipil dalam menjaga ketenteraman dan mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.










